Sabtu, 15 Juli 2017

Terimakasih 150717

Bismillah
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hari ini secara resmi saya telah menyelesaikan kewajiban saya sebagai guru magang di PAUD Anak Ceria*. Melalui acara farewell yang diadakan oleh sekolah, saya dan beberapa guru magang lain mendapatkan sertifikat dan awarding, sebagai pertanda kelulusan kami. Tadi saya mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan. Namun karena saya merupakan tipe orang yang kurang terstruktur dalam menyampaikan ide, akhirnya pada kesempatan tersebut aspirasi saya masih banyak yang belum saya sampaikan. Maka izinkan saya menyampaikannya melalui blog ini.
Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Theo selaku kepala sekolah, karena telah menjadi rekan yang baik. Menyenangkan sekali memiliki kesempatan berdiskusi dengan Pak Theo, karena biasanya Pak Theo sangat terbuka untuk mendengarkan alasan-alasan yang saya miliki. Terimakasih atas bantuannya selama ini.

Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Rizki selaku staf kurikulum, karena telah menjadi rekan diskusi yang sangat sabar meladeni saya yang masih baru belajar, khususnya dalam menyiapkan kegiatan agama islam. Jangan bosen ya bu kalau besok-besok saya masih sering tanya-tanya :)

Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Mitha selaku staf keuangan, karena telah dengan sabar mengingatkan saya yang bahkan untuk mengambil insentif pun sering lupa, juga karena sering memberikan masukan-masukan supaya kami menjadi lebih baik lagi. Tetep sabar dan semangat ya Buu.

Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Winda, selaku staf admin. Atas segala bantuan ibu, atas kesediaannya saya repoti…yang minta ngeprint lah…belikan ini…belikan itu. Makasih juga karena sudah menjadi anggota PUBDOK PENSI yang sangat setia. Tetep semangat Bu, semoga segera bertemu dengan jodoh ^^

Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Dynna, selaku guru PJ TK B Meranti. Saya belajar banyak hal dari Bu Dynna. Saya jadi bisa lebih percaya diri, karena Bu Dynna bisa menerima saya apa adanya. Saya belajar untuk nggak mudah menyerah, melihat Bu Dynna yang terus semangat meskipun dalam kondisi yang tidak nyaman. Makasih ya Bu…rasanya bingung mau ngomong apa. Tapi yang jelas makasih banget buat setahun ini J kalau Bu Dynna nikah, undang saya ya Bu :p

Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Ariek, selaku PJ KB Mahoni. Atas kepercayaan yang ibu berikan kepada saya. Terimakasih juga karena Bu Ariek bersedia mendengarkan keluhan dan curhatan saya. Terimakasih telah memberikan saya inspirasi untuk tetap cantik dan kalem di berbagai kondisi^^

Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Ria, selaku PJ TK A Gaharu. Makasih ya Bu atas keceriaan yang selalu ibu bagikan kepada siapa saja. Kalau lihat Bu Ria ngobrol sama anak-anak tuh rasanya nggak bisa nggak senyum…soalnya Bu Ria mesti seolah menjadi anak-anak juga. Makasih atas saran-sarannya, atas dukungannya kepadaku. Tetep semangat ya Bu!

Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Sekar, selaku PJ TK A Cendana. Makasih ya Bu sudah bersedia mendengarkan cerita dan omelan saya. Terimakasih udah tetap semangat di berbagai kondisi yang mungkin itu membuat ibu kesal. Makasih banyak sudah menjadi teman belajar yang baik bagi saya. Semoga semakin istiqomah ya Bu…

Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Novi, selaku PJ TPA Airlangga. Terimakasih ya Bu…yang selalu siap sedia kalau dimintai tolong…dimintai pendapat…semoga urusan ibu juga senantiasa dimudahkan…aamiiin. Terimakasih sudah menjadi inspirasi bagi saya untuk membantu dengan tulus. Semoga semakin baik ke depannya.

Saya ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak lain yang turut memajukan PAUD Anak Ceria…para pengasuh TPA, Pak Mudji dan Bu Mudji…Terimakasih atas bantuannya selama ini ^^
Saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman magang…karena sudah menjadi teman curhat yang setia, teman berproses, dan semuanya deh hehehe.

Terimakasih semuanya, semoga ikatan kekeluargaan ini bisa terus berlanjut dan kita bisa menebar kebaikan yang kita peroleh di PAUD Anak Ceria ke lingkup yang lebih luas. Aamiiin. Bagi teman-teman magang baru, percayalah bahwa tidak ada tempat yang sempurna, maka berusalah untuk membuat diri kita dan tempat itu menjadi lebih baik. Tidak ada yang sia-sia kok ^^ 

Terakhir, mohon maaf atas segala kesalahan saya, yang sengaja maupun tidak disengaja. Segala yang baik itu datangnya dari Allah, dan yang buruk itu murni dari diri saya sendiri.

 *Di Psikologi UNAIR, terdapat beberapa unit terapan yang membuka peluang mahasiswa untuk menjadi staf magang. Magang di sini tidak termasuk mata kuliah dan murni merupakan pilihan mahasiswa untuk mengembangkan diri.

Sby, 150717

Senin, 03 Juli 2017

Ikatan yang Melanggengkan

Bismillah. Tulisan ini merupakan olahan dari kajian kitab di Masjid Ulul ‘Azmi Kampus C UNAIR Surabaya bersama Ustadz Afri Andiarto. Secara substansi, tidak ada yang diubah. Pengolahan hanya soal bahasa penyajian :)

Pasangan (yang halal yaaaรจsuami/istri) dalam hidup manusia merupakan salah satu tanda keagungan Allah SWT(lihat Ar-Rum ayat 21).  Terdapat beberapa fungsi pasangan yang Allah jelaskan dalam Al-Quran, salah satunya adalah agar manusia merasakan ketenangan, karena memang sudah fitrah manusia tidak bisa hidup sendirian. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk bisa mendapatkan ketenangan dalam pernikahan adalah dengan menikahi yang baik agamanya

Ketika dua insan yang saling mencintai karena Allah menikah, maka Allah akan menghadirkan ketenangan di antara keduanya. Tak berhenti sampai di situ, Allah juga yang akan mengikat ketenangan yang sudah ada itu supaya langgeng dengan menggunakan dua ikatan (lihat ar-rum ayat 21). Ikatan itu adalah mawaddah dan rahmah (lihat ar-rum 21).  Secara bahasa, dua kata tersebut memiliki arti yang sama, yaitu kasih sayang. Lalu, mengapa Allah menyebutkan keduanya (tidak salah satu saja)?

Ternyata, mawaddah dan rahmah memiliki makna yang berbeda. Mawaddah merujuk pada kasih sayang yang tumbuh karena sesuatu yang bersifat fisik serta melihat dan menunjukkan kelebihan pasangan. Misalnya wajah pasangan yang cantik/tampan, kepandaiannya, dan semacamnya. Oleh karena itu, dalam ajaran islam terkait apa yang biasa kita sebut sebagai ta’aruf, ada proses yang dinamakan nadhor, yang mana salah satu fungsinya adalah menumbuhkan mawaddah.

Namun, Allah Yang Maha Sempurna tahu bahwa jika pernikahan hanya diikat oleh mawaddah, manusia akan menjadi liar. Oleh karena itu, Allah ikat pula pasangan itu dengan ikatan yang bernama rahmah, yaitu menyayangi pasangan dari sisi non fisik serta menerima dan menutupi kekurangan pasangan. Rahmah inilah yang akan merawat kasih sayang (mengekalkan ikatan) sekalipun aspek-aspek fisik sudah tidak karena dimakan usia. Masyaa Allah, so sweet banget kan? Maka dari itu, Rasulullah menekankan untuk menjadikan agama sebagai pertimbangan utama dalam memilih pasangan. Karena pada hakikatnya, agama akan terus melekat pada diri manusia insya Allah.

Sekiranya cinta itu karena sebuah alasan, maka cinta itu akan memudar seiring dengan hilangnya alasan itu –Ibnu Qayyim al-Jauziyah-

Jadi, sekarang sudah paham kan maksudnya doa ‘semoga SAMAWA ya!’? hehehe


Wallahu a’lam