Minggu, 24 Mei 2015

Forum Diskusi Perdana BEM KM Psikologi UNAIR

Hari ini aku belajar untuk lebih peduli dengan masalah-masalah yang ada di sekitarku, untuk kemudian merumuskan solusi atas itu melalui sebuah acara yang diadakan oleh aku bersama teman-teman SSD BEM KM Psikologi UNAIR. Acara yang aku maksud di sini adalah Forum Diskusi bertajuk Sisi Lain Merpati Biru, Fenomena Pekerja Seks Kampus. Terlepas dari temanya yang mengundang kontra meskipun yang tertarik pun banyak, akhirnya aku yang cenderung apatis dan menyukai segala hal yang adem-ayem saja ini pun tertarik. FYI, hari ini aku bertugas sebagai pembawa acara (walaupun hanya sebentar) mendampingi Anindya Gupita alias Mbak Anin.


Poster by Mbak Anin
Benar kata Mbak Anin. Selama ini mahasiswa begitu getol melakukan aksi guna menuntut keadilan bagi rakyat, persamaan derajat di muka hukum, sampai perkara sengketa tanah baik melalui demo, petisi, atau bentuk aksi yang lain. Namun, ketika banyak praktik prostitusi yang melibatkan civitas akademika kampus, yaitu mahasiswi (bahasa 'kasar'nya ayam kampus), yang berarti mengindikasikan adanya degradasi moral di lingkungan universitas (lingkungan yang sangat dekat dengan mahasiswa), sudahkah mahasiswa bergerak? Iya, meskipun kebanyakan dari kita, mahasiswa, mengetahui bahwa praktek ayam kampus itu benar adanya, namun yang bisa kita lakukan adalah menyalahkan, melakukan diskriminasi, dan pada akhirnya sampai pada memojokkan perempuan karena selalu diidentikkan dengan gaya hidup yang serba wah.

Yeah, paragraf panjang di atas merupakan alasan mengapa Forum Diskusi hari ini diadakan. Hehehe.

Diskusi yang dibuka untuk mahasiswa dan umum ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di UNAIR, beberapa aktivis yang bergerak di lembaga kemasyarakatan, serta dosen dari Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan yang lainnya. Beragamnya elemen masyarakat yang hadir akhirnya dapat memperkaya pengetahuan seluruh peserta diskusi. Misalnya begini. Aktivis dari yayasan dapat memaparkan fakta-fakta di lapangan, sementara mahasiswa mulai memikirkan solusi-solusi yang mungkin diterapkan berdasarkan ilmu yang dikaji di fakultas masing-masing.

Ini dia Forum Diskusinya :) Hayooo, aku yang manaa :)




Inti dari diskusi itu adalah : kita tidak boleh melakukan cap 'ayam kampus' atau semacamnya kepada orang lain. Karena fakta di lapangan mengungkapkan bahwa banyak dari mereka yang akhirnya menjadi PSK disebabkan oleh label yang diberikan masyarakat terhadapnya. Iya, itu sih intinya. Selebihnya di dalam diskusi itu lebih banyak dibahas mengenai eksploitasi perempuan.

Finally, ada pernyataan dari beberapa narasumber mengenai pentingnya diadakan forum diskusi semacam ini. Agar mahasiswa bisa terus kritis, menjadi agen perubahan, dan tidak tergerus oleh arus kapitalisme .

Surabaya, 20 Mei 2015