Jumat, 25 Mei 2012

your meaningless

kalian tertawa sesuka kalian. kalian berkejar-kejaranan, tak memedulikan bahwa orang yang berjalan, terganggu oleh kalian. kalian kebingungan, kalian akan melibatkan orang lain terlalu jauh--tidak seharusnya. kalian melihatku bersedih, maka kalian akan melihatku dengan tatapan yang sombong.



bila bisa, aku ingin mengungkapkan kalau aku tak ingin kalian seperti itu. aku sama seperti kalian, tapi mengapa kalian merasa lebih tinggi dan lebih baik dariku? Kalian tak ubahnya seperti angin yang berhembus ke manapun. kalian tak memedulikan bahwa arah yang kalian ambil telah salah dan membuat orang lain


DAN YANG KALIAN MANFAATKAN ADALAH SAHABATKU!

value of ... asdfghjk

Di sebuah lagunya yang berjudul Firasat, Dewi Lestari menceritakan tentang dirinya sebagai seseorang yang percaya bahwa awan berbahasa. Dari situ aku semakin yakin dan percaya kalau hidup ini adalah sesuatu yang sangat abstrak dan tidak dapat digambarkan.

Hidup dengan berbagai nilai-nilai nya yang mungkin biasa kita sebut dengn nilai-nilai kehidupan. Aku, sebagai pelajar cenderung melihat nilai-nilai kehidupan itu ketika aku berhadapan dengan berbagai masalah dan rintangan. Aku belajar tentang nilai persahabatan...

penderitaan bersamalah yang membuat pertemanan menjadi lekat

di sekolah aku bertemu dengan teman-teman yang luar biasa...yaaah, merekalah yang aku anggap sebagai sahabatku, terhitung sejak aku masuk di sman 3 malang. mereka adalah Afsa, Bela, Nabil, Maula, Nindi dan Nastiti *urut absen*

mereka adalah teman-teman yang baik. Mereka menerima aku apa adanya, ada kapanpun ketika mereka harus ada di sampingku. Mereka bukan teman yang hanya mendekatiku karena mau dapet contekan ulangan, bukan teman yang suka saling memanfaatkan...ah, pokoknya mereka itu baik bangeeet!




selain nilai persahabatan, nilai yang paling penting, abstrak dan sangat tersembunyi adalah nilai perjuangan dan nilai kejujuran.

kenapa aku bilang nilai kejujuran dan perjuangan sangat abstrak? Karena setiap ulangan harian pasti anak-anak nyontek dan nggak peduli bagaimana persaan teman yang belajar mati-matian, sedangkan dia tinggal nyontek .___. *lebih nyesek lagi kalau yang nyontek dan nggak belajar blas nilainya buagus -__-*

tapi aku bukan anak kecil lagi, bukan masanya pusing mikirin orang-orang seperti itu. yang perlu aku lakukan adalah memberikan yang terbaik, terus berjuang, dan mengabdi ke ayah dan bunda. Soal hasil, aku ingin berusaha untuk menghargai diriku sendiri yang sudah berusaha keras :)

sekiranya itu. Terimakasih kepada kalian yang telah hadir dan memberikan nilai-nilai itu...